Monday, November 10, 2008

TABUR BENIH PAGI-PAGI


Hidup ini penuh misteri-banyak hal tidak kita ketahui (Pengkotbah 11:5). Dan justru karena hidup mengandung banyak misteri, Pengkhotbah mendorong para pembaca tulisannya agar berani mengambil tindakan yang punya banyak kemungkinan hasil. "Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik" (Pengkhotbah 11:6).



Pengkhotbah tidak meminta kita agar menjadi orang-orang yang gila kerja. Ia hanya mengingatkan bahwa kita ini sungguh tidak tahu apa-apa dan tak dapat memastikan hasil dari setiap pekerjaan yang kita lakukan. Kita juga tak tahu bagaimana Allah akan berkarya. Walaupun demikian, ketidaktahuan itu tak boleh membuat kita santai saja lalu masuk ke "tempurung" masing-masing; tak bersemangat, tak rajin, dan loyo menghadapi hidup. Sebaliknya, justru karena "ketidaktahuan" itu, kita digugah untuk menjadi rajin-"menabur benih pagi-pagi ... janganlah memberi istirahat pada tanganmu". Dan dengan hati teguh (meskipun kita tidak tahu pasti tentang semua hal) serta rendah hati (karena kita beriman pada Allah yang memahami segala misteri) kita harus terus tekun berusaha.

Pengkhotbah mendorong kita untuk sungguh-sungguh berjuang dalam hidup sekarang ini, dan tidak terjatuh dalam perangkap lamunan ataupun penjara penyesalan yang hanya membuang waktu kita. Dan kita tidak pernah berjuang sendiri, karena kita selalu ada dalam pengawasan dan pemeliharaan Allah, Sang Jawaban dari semua ketidaktahuan kita.

APABILA ORANG BERIMAN TAK MAU BERJERIH LELAH BAGAIMANA IMANNYA AKAN BERBUAH?

Sumber:
Renungan Harian
Penulis: Daniel K. Listijabudi
11 November 2008

No comments:

Doa Hari Jumat, 3 April 2026

Doa Hari Jumat, 3 April 2026  (Jumat Agung)  Mengenang Salib Agung Kristus Allah Bapa Yang Mahakuasa dan Mahakudus...