Seringkali pandangan/image orang tentang diri kita mempengaruhi jalan hidup kita. Tadinya kita menjalani hidup dgn sangat bergairah dan semangat sekali, karena oleh sebab satu kesalahan yg kita buat, langsung saja seluruh kehidupan kita berubah. Seiring dengan pandangan orang yg berubah juga, kemanapun pergi serasa semua mata memandang sinis, semua orang berbisik yg tidak baik, semua org tidak memperdulikan perasaan kita, semua orang memandang hina. Lihat tuh si pembohong lewat, lihat tuh si pecundang lewat, lihat tuh dia datang jangan dekat–dekat nanti ketularan, awas jangan berteman dengannya nanti jadi seperti dia juga dan lain sebagainya.
Saat hal seperti ini datang dalam hidup kita, rasanya kita ingin mengakhiri aja hidup ini, kita yg dulunya sangat di kagumi atau di idolakan tiba – tiba di benci, kita yg dulu banyak teman saat ini tinggal sendiri, kita yg dulu selalu di sapa dengan ucapan persahabatan saat ini tidak ada yg mau menyapa lagi apalagi tersenyum saat berpapasan. Hidup ini terasa berat, tiada arti lagi, putus asa, stress, kecewa dan akhirnya tidak sedikit yg mengakhirinya dengan bunuh diri.
Sahabat… kalau hal ini kita alami, sebenarnya masih ada JALAN KELUAR-nya di dalam Tuhan Yesus. Apapun yg terjadi dlm hidup kita dan siapapun kita dimata Tuhan kita adalah SAMA yaitu orang yg sangat berharga dan Tuhan sangat menyayangi kita.
“Oleh karena engkau berharga di mataKu dan mulia dan Aku ini mengasihi engkau.” ( Yesaya 43 : 4 )
Mari kita belajar dari Tuhan Yesus untuk keluar dari saat–saat paling gelap dalam hidup kita dengan mengikuti langkah – langkah di dalam firmanNya, yaitu :
1. Datanglah pada Tuhan Yesus.
“Marilah kepadaKU semua yg letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.” ( Mat. 11 : 28 )
2. Carilah Bapa/Kakak rohani di gereja atau di kelompok sel yg dapat dipercaya dan sharingkanlah masalah ini dgnnya lalu berdoalah bersamanya.
“Dan lagi aku berkata kepadamu, “ Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan di kabulkan oleh BapaKu yang di surga.” ( Mat. 18 : 19 )
3. Berhentilah mengasihani diri sendiri tapi bersyukurlah.
“Tetapi kira – kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.” ( Kis 16 : 25 )
“Kata perempuan itu : “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yg jatuh dari meja tuannya.” ( Mat 15 : 27 )
Sahabat.. kalau hari ini engkau mengalami kesusahan dalam hidupmu, tekanan tiada habisnya, engkau terperangkap dalam image buruk di dalam lingkunganmu. Ingatlah… ada Tuhan Yesus yang senantiasa siap mengangkat engkau kembali, bahkan di tempatkan pada kedudukan yg lebih tinggi dari pada yang bisa kita bayangkan.
Teruslah berjuang, penuhi hidup kita kembali dengan senyuman dan pengucapan syukur atas segala kebaikanNya.
Tuhan Yesus memberkati.
By. Yusak Sugiono
Post by. Timotius Yuvindro
telah disiarkan di Healing Movement on Radio Jambi
Minggu, 30 November 2008
No comments:
Post a Comment