“Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.” Roma 10:2
Seringkali kita berpikir, mengapa ada orang-orang Kristen yang rajin beribadah, rajin dalam pelayanan, tetapi selalu gagal dalam hidupnya. Tetapi jika kita memperhatikan kehidupan mereka, ternyata apa yang dikatakan oleh Paulus adalah benar, seperti ada yang tertulis: “Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah” (Roma 10:2, 3)
Oleh karena itu, sebagai anak-anak Tuhan kita harus memperhatikan beberapa hal yang berkenaan dengan apa yang dikemukakan oleh Paulus tersebut, di antaranya:
Jangan mencoba menjalankan hidup kekristenan hanya datang ke gereja atau persekutuan doa, sebagai rutinitas saja. Memang datang ke gereja atau persekutuan doa sangat penting, yang lebih penting adalah bersekutu dengan Tuhan hari demi hari, bahkan setiap saat, serta mentaati dan melakukan apa yang firman Tuhan katakan.
Jangan mencoba menjalankan hidup kekristenan hanya dengan berbuat baik saja. Memang setiap kita yang sudah diselamatkan, harus berbuat baik, tetapi yang penting perbuatan baik menurut aturan firman Tuhan, menurut kebenaran firman Tuhan, bukan menurut anggapan kita sendiri. Sebab nyatanya, banyak orang yang berbuat baik hanya menurut apa yang dianggapnya baik.
Terimalah Kristus Yesus secara pribadi sebagai Juru Selamat dan Tuhan. Artinya, kita berdamai dengan Tuhan, mohon ampun atas segala dosa yang telah kita perbuat serta menerima kebenaran Tuhan. maka dengan demikian kita pun akan dibenarkan Tuhan.
Firman-Nya menyatakan:
“… Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, … supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal sesuai dengan pengharapan kita”. (Titus 3:5, 7)
“Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran.” 2 Korintus 13:8
Diambil dari Renungan Harian, Air Hidup − Senin, 30 April 2007
.
Seringkali kita berpikir, mengapa ada orang-orang Kristen yang rajin beribadah, rajin dalam pelayanan, tetapi selalu gagal dalam hidupnya. Tetapi jika kita memperhatikan kehidupan mereka, ternyata apa yang dikatakan oleh Paulus adalah benar, seperti ada yang tertulis: “Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah” (Roma 10:2, 3)
Oleh karena itu, sebagai anak-anak Tuhan kita harus memperhatikan beberapa hal yang berkenaan dengan apa yang dikemukakan oleh Paulus tersebut, di antaranya:
Jangan mencoba menjalankan hidup kekristenan hanya datang ke gereja atau persekutuan doa, sebagai rutinitas saja. Memang datang ke gereja atau persekutuan doa sangat penting, yang lebih penting adalah bersekutu dengan Tuhan hari demi hari, bahkan setiap saat, serta mentaati dan melakukan apa yang firman Tuhan katakan.
Jangan mencoba menjalankan hidup kekristenan hanya dengan berbuat baik saja. Memang setiap kita yang sudah diselamatkan, harus berbuat baik, tetapi yang penting perbuatan baik menurut aturan firman Tuhan, menurut kebenaran firman Tuhan, bukan menurut anggapan kita sendiri. Sebab nyatanya, banyak orang yang berbuat baik hanya menurut apa yang dianggapnya baik.
Terimalah Kristus Yesus secara pribadi sebagai Juru Selamat dan Tuhan. Artinya, kita berdamai dengan Tuhan, mohon ampun atas segala dosa yang telah kita perbuat serta menerima kebenaran Tuhan. maka dengan demikian kita pun akan dibenarkan Tuhan.
Firman-Nya menyatakan:
“… Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, … supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal sesuai dengan pengharapan kita”. (Titus 3:5, 7)
“Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran.” 2 Korintus 13:8
Diambil dari Renungan Harian, Air Hidup − Senin, 30 April 2007
.
No comments:
Post a Comment