Saturday, July 20, 2024

 


Doa Hari Minggu, 21 Juli 2024

Allah Bapa yang berada di surga.
Pada pagi hari minggu ini, kami datang berbakti di rumah Tuhan.
Berkumpul bersama umat Kristiani di tempat lingkungan kami tinggal.
Kiranya Tuhan yang selalu ADA dan Maha Hadir menjumpai kami di sini.

Inilah kami ya Tuhan.
Pagi demi pagi, ketika kami bangun tidur, jam alarm kami berdering membangunkan kami.
Tetapi ada yang ajaib, jam wecker yang juga membangunkan telinga kami, adalah Engkau sendiri, yaitu Tuhan kami.
Engkau menyadarkan kami dan telinga kami serta memampukan kami untuk secara diam-diam mendengarkan apa yang ingin Engkau sampaikan kepada kami sepanjang hari ini.
Oleh karena itu, berdoa dalam keheningan atau berdiam diri saat berdoa sangatlah penting.
Agar telinga kami yang telah dibangkitkan oleh Tuhan dapat benar-benar mendengar suara Tuhan di antara banyak suara-suara yang ada pada hari ini.

Sesuatu yang aneh terjadi pada seorang pendoa agung, filsuf agama Denmark Sören Kierkegaard: Ketika dia benar-benar berdoa dalam hati, lambat laun ketika dia semakin berdoa dalam hati, semakin sedikit yang bisa dia katakan, dan akhirnya dia terdiam sepenuhnya. Dia terdiam, ya! Dia menjadi seorang pendengar. Dia berpikir bahwa berdoa adalah berbicara, dia belajar: Berdoa bukan sekedar berdiam diri, tapi mendengarkan.

Kami bersyukur dan bersyukur.
Karena Tuhan menyadarkan kami agar menjadi orang yang MENDENGAR.
Orang yang MENDENGAR TUHAN.
Dan begitulah adanya: bahwa berdoa bukan berarti mendengarkan diri sendiri berbicara.
Melainkan berarti sampai pada titik di mana seseorang terdiam,
berdiam diri, dan menunggu sampai orang yang berdoa MENDENGAR TUHAN.

Dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus, Juruselamat kami yang hidup.
Kami telah berdoa dengan berdiam diri, menunggu mendengar Tuhan BERBICARA.
Amin.

Oleh : Team Moderator DSM-Google
 

No comments:

Doa Hari Jumat, 3 April 2026

Doa Hari Jumat, 3 April 2026  (Jumat Agung)  Mengenang Salib Agung Kristus Allah Bapa Yang Mahakuasa dan Mahakudus...