Bapa yang kami muliakan.
Yang bertahta di dalam kerajaan surga.
Kami datang menghampiri hadirat-Mu.
Seperti Pemazmur berseru kepada-Mu ya TUHAN.
Dalam doanya di tengah kesesakan dan merasa
dekat dengan kematian.
Dia berseru bukan sekedar supaya terbebas
dari malapetaka dan kematian,
tetapi karena bagi pemazmur, jika hidup
adalah untuk memuji TUHAN.
Sebab dalam kematian orang tidak dapat lagi
memuji-Nya.
Ya Tuhan,
terima kasih atas kasih karunia-Mu dan belas
kasihan-Mu kepada kami.
Hingga saat ini kami masih diberikan hidup
oleh-Mu.
Itu berarti kami harus terus-menerus memuji-Mu dan
hidup kami dapat terus berbuah untuk
kemuliaan nama-Mu.
Tuhan,
tolonglah kami untuk menemukan-Mu di
saat-saat kesulitan datang dalam hidup kami:
Ingatkanlah kami sekali lagi akan penghiburan
dan kebenaran janji-janji-mu selama masa-masa penderitaan.
Ampuni kami bila seringkali ketika di dalam
kesusahan kami sulit menjalani hidup dengan sukacita.
Ajarilah kami kembali untuk memandang kepada
Tuhan Yesus yang penuh kemurahan.
Karena hanya kepada-Nya saja, kami dapat
berharap mendapatkan belas kasihan-Nya.
Kami akan terlepas dari celaan dan
penganiayaan karena iman kami kepada-Nya.
Dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan
Juruselamat kami yang hidup.
Amin.
Oleh : Team Moderator DSM-Google

No comments:
Post a Comment