Tuesday, April 30, 2019

Doa Hari Rabu, 1 Mei 2019


Doa Hari Rabu, 1 Mei 2019

Jadikanlah Aku Pembawa Damai

Tuhan Yesus Kristus,
Engkau telah lahir untuk kami, lambang
pemerintahan ada di atas bahu-Mu dan
namaMu adalah Penasehat Ajaib, Allah yang
Perkasa, Bapa yang Kekal dan Raja Damai.

Kami bersyukur kepada-Mu bahwa Engkau
telah memperdamaikan kami dengan Bapa.
Karena itu, apabila terjadi kebencian,
jadikanlah aku pembawa cinta kasih.

Apabila terjadi penghinaan,
jadikanlah aku pembawa pengampunan.
Apabila terjadi perselisihan,
jadikanlah aku pembawa damai.
Apabila terjadi kebimbangan,
jadikanlah aku pembawa keyakinan.
Apabila terjadi kesesatan,
jadikanlah aku pembawa kebenaran.
Apabila terjadi kecurangan,
jadikanlah aku pembawa keadilan.
Apabila terjadi kecemasan,
jadikanlah aku pembawa harapan.
Apabila terjadi kesedihan,
jadikanlah aku pembawa hiburan.
Apabila terjadi kegelapan,
jadikanlah aku pembawa terang.

Tuhan,  
tolonglah aku supaya lebih ingin
menghibur daripada dihibur,
memahami daripada dipahami,
mencintai daripada dicintai.

Semoga dengan memberi aku menerima,
dengan mengampuni aku diampuni,
dengan pengharapan akan kebangkitan
dan hidup kekal, selama-lamanya.

Amin!

„Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung
padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan
semua orang.“ – Rm. 12:18


Oleh: John Kusuma


Monday, April 29, 2019

Doa Hari Selasa, 30 April 2019




Doa Hari Selasa, 30 April 2019

Menjadi Saluran Berkat

Bapa surgawi yang Maha Pengasih, sebagai
orang yang telah ditebus oleh Putra-Mu, Yesus
Kristus, aku ingin menjauhi kejahatan,
penghinaan atau penipuan yang terucap dari
bibirku. Aku ingin kata-kata yang keluar dari
mulutku bukan hanya dapat menyenangkan
hati-Mu. Tetapi juga dapat membangun orang
yang mendengarkan ucapan bibirku. Semoga
perkataan-perkataanku memberikan
semangat dan bukan yang menjatuhkan atau
yang menyedihkan orang lain.

Semoga aku berjalan dalam rahmat-Mu dan
memancarkan rahmat itu kepada sesama
sehingga hidup mereka penuh dengan damai
sejahtera-Mu, sama seperti garam yang
menyedapkan makanan.

Aku berdoa agar bukan hanya ucapan-ucapan
bibirku saja yang dapat berguna bagi siapapun
yang mendengarkannya, tetapi juga setiap
perilaku dalam aktifitasku juga dapat
mencerminkan akan watak Kristus.

Jadikanlah aku saluran berkat dan senantiasa
boleh memuliakan nama-Mu, ya Bapa.

Terima kasih Bapa karena karya
keselamatanMu yang ajaib bagi diriku.
Bersyukur atas kasih dan anugerah-Mu yang
begitu besar sehingga aku terberkati dan
semoga aku dapat menjadi garam dan terang
bagi orang-orang yang ada disekelilingku.

„Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu
menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?
Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan
diinjak orang.“- Mat. 5:13

Oleh: John Kusuma



Sunday, April 28, 2019

Doa Hari Senin, 29 April 2019



Doa Hari Senin, 29 April 2019

Doa dalam penganiayaan

Tuhan Yesus yang telah mati dan bangkit,
Engkau telah memberitahukan kepada kami
bahwa dunia akan membenci kami, para
pengikut-Mu. Sebab ia telah terlebih dahulu
membenci Engkau. Juga karena kami bukan
berasal dari dunia, tetapi Engkau telah
memilih kami dari dunia. Kami tahu pada
akhir zaman kami akan diserahkan supaya
kami disiksa dan kami akan dibunuh karena
pengakuan kami akan nama-Mu.

Meskipun demikian kami tetap mau setia
kepada-Mu. Berikanlah kekuatan dan
penghiburan bagi kami. Karena kami yakin
kepada-Mu telah diberikan segala kuasa di
sorga dan di bumi.

Kami mengingat Saudara/i kami yang dibunuh
karena iman mereka di berbagai penjuru
dunia. Kami yakin mereka telah berada di
sorga bersama-Mu. Kami mohon agar Engkau
hiburkan dan kuatkan anggota keluarga dan
teman-teman yang ditinggalkan mereka.

Ampunilah mereka yang telah menganiaya
saudara-saudari kami.
Semoga damai sejahtera Allah Bapa, kasih
karunia Tuhan Yesus Kristus serta penghiburan
Roh Kudus senantiasa beserta dengan murid-
murid-Mu yang setia sampai akhirnya.

Amin!

„Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya
disiksa dan kamu akan dibunuh dan akan
dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,“
– Mat. 24:9

Oleh: John Kusuma


Saturday, April 27, 2019

Semakin Banyak Memiliki, Semakin Bersahaja!





Semakin banyak memiliki,
semakin bersahaja!


Benar sekali..!!


Coba rasakan dan lihat sendiri ketika ada orang yang belum memiliki apa-apa, ketika hidupnya terasa masih miskin sekali, ketika masih tidak punya apa-apa untuk makan saja sulit sekali, boro-boro makan di restoran, beli nasi padang yang murah meriah di warung sederhana, sebungkus segede gedebok, nasinya dipadatkan, di campur dengan rebusan daun singkong, disiram dengan kuah rendang yang kental mekrok, ya sudah itu saja menu makan sehari-hari nya, dia sudah merasa cukup bahagia karena bisa makan untuk bertahan hidup dan ada tenaga untuk bekerja hari demi hari. Uang gajian bulan demi bulan hanya lewat saja dan masih untung bila masih cukup menyisihkan sedikit untuk ditabung.

Sekarang orang itu sudah memiliki sedikit uang karena sudah bekerja, nasib membawa dirinya ke tempat yang lebih baik, dia diterima bekerja pada suatu perusahaan yang bonafide pula. Hidup ternyata berputar, kini ada pemasukan uang yang memadai untuk makan enak. Good bye masa lalu, lupakan nasi padang bungkus daun singkong! 

Aha, indahnya hidup ini. Pola makan pun berubah, asupan makanan kini lebih bergizi, pilihan lebih banyak dan mampu mencoba menu makanan dari sana-sini yang dulu belum pernah dan tak mampu di nikmatinya. Sekarang dengan mudahnya membeli kenikmatan makanan dengan mudahnya. 

Apalagi yang berubah? 

Selain pola makan, lingkungan sosial pergaulan juga berubah, tentu saja!! Misalnya kalau dulu berpakaian sangat sederhana dan sedikit banyak merasa kekurangan, agak minder, penampilan juga pas-pas-an saja, beli baju yang murah meriah, tas tentengan juga biasa saja kadang sudah butut dan itu-itu saja yang dipakai. Sekarang karena ada uang mampu membeli, mulai milih-milih barang yang ada kesan bergaya seperti yang dipakai oleh orang mampu beli, ingin lebih lagi bergengsi ke atas, mengenal tas bermerek yang macam-macam dari Gucci, Luis Vittong tong, Hermes kremes!! Selain itu perasaan melambung dia ingin pula orang lain harus tahu kalau sekarang diri nya mampu beli, mampu memilih, mampu membedakan harga, kualitas dan ada gengsi nya dibalik semua itu bila dipandang oleh orang lain yang tidak mampu beli. Gengsi itu memang bisa dibeli seharga uang yang dimiliki orang itu. Gengsi identik dengan show-off, yaitu pamer sekedar mendapat kesan lebih tinggian sedikit dari orang yang tak mampu beli. Bagi orang yang mampu beli tetapi merasa tidak perlu beli demi gengsi, orang itu sesungguhnya lebih memiliki dan berkualitas serta bersahaja! Itu lah sesungguhnya ciri orang yang kaya sekaya kayanya!

Lalu sekarang dia mau pakai kemana tas yang gonta-ganti bermerek branded itu? Mendadak menghadapi situasi kesenangan yang nikmat begini, dia bingung juga, sedangkan diri nya masih belum setara dengan golongan kaum sosialita yang dari sononya sudah beredar lama di lingkungan sosial pergaulan orang-orang mampu beli segala yang branded dari mulai tas, sepatu, baju, asesories, kosmetik dan lain-lainnya itu. Masa memakai tas branded jalan-jalan ke pasar becék?
Ibaratnya, masa memakai baju renang, jalan-jalan di tengah kota keluar masuk toko? Memang suka-suka orang sih tetapi masyarakat sosial akan menilai, karena manusia adalah mahluk sosial yang mempunyai nilai.

Ternyata .. dirinya masih tetap berkecimplung dengan pola pergaulan lama, yaitu masih di lingkungan yang dulu-dulu juga, masih dengan teman-teman sepergaulan nya yang suka makan nasi bungkus padang, iya ... tetap sederhana itulah , bahkan masih ada teman-teman nya yang berkutat merana dengan perjuangan hidup sehari-hari nya demi sebungkus nasi padang yang dibelinya di warung-warungan kumuh itu. 

Jadi ngak cocok ya bila jalan barengan, kasian temannya yang nggak mampu beli, bersanding terus-menerus berfoto ria bersama-sama dengan yang mentereng harum branded semua nya. Ibarat Bemo dengan Mercedes bersanding, satu kelihatan kumel murahan, yang satunya lagi bak berlian kinclong. Merusak image gengsi penyandang barang-barang branded ini mah!

Lambat laun, tema obrolan dan sikap nya juga berubah walau tidak mencolok namun kentara ada kesan yang simultan dia berada di lingkungan nya yang dahulu dikenalnya, seakan kini dia lebih menonjol dan lebih tinggian, dan sedikit bergengsi dibanding dari yang lainnya. Jadi terlihat dan terasa sedikit jomplang, labil dan perubahan yang mendadak ini rasanya menyenangkan namun juga tidak nyaman dirasa maupun dilihatnya oleh siapa saja. 

Di dalam masyarakat sosial itu memang ada kelasnya dan ada kesan tidak tertulis, dimana orang berkelas sosialita itu bukan lah orang yang hanya sekedar mampu beli, namun tidak mampu menembus masuk ke dalam kelas kalangan sosialita atau orang dari generasi mampu berduid sejak dari sononya, bukan itu definisinya! Bila sekedar ikut-ikutan saja, berfantasi sendiri, mungkin tidak bertahan lama dan lambat laun dia akan tercampak sendirian, nggak ke kanan dan juga nggak ke kiri, jadi dia akan kehilangan keseimbangan sosial di dalam lingkungan sosial pergaulannya. Sehingga dalam menjalani kehidupannya, dia akan banyak berpura-pura, membayangkan dirinya hidup seperti kaum sosialita namun sesungguhnya dia tidak mampu menembus kelas sosial tersebut. 

Nah hidup ngoyo seperti itu membuat diri sendiri tidak bahagia, tetapi mungkin mampu membuat bahagia semu sejenak saja, manakala tidak ada orang yang mengagumi atau memujinya, maka sekejap saja akan sirna rasa bahagia itu dan meninggalkan kehampaan yang mendalam, hati yang kosong tanpa pengakuan dari lingkungan sosialnya.

Menurut pandangan, kesan dan pengalaman orang yang telah memiliki segalanya yang mampu dia beli dengan uang, bahwa semakin banyak orang itu memiliki, semakin orang itu bersahaja!! 

Benar adanya!!

Moral of the story: 
Pedoman hidup berkelimpahan adalah sederhana dan bersahaja, apa adanya. 
Pilihan ada ditangan masing-masing! 

Len Klemstein
DA, 26.04.2019

Wednesday, April 17, 2019

Doa Hari Kamis,18 April 2019


Doa Hari Kamis, 18 April 2019

Malam Perjamuan Kudus terakhir

Malam ini adalah malam terakhir ketika Yesus
makan bersama dengan kedua-belas
pengikutNya. Malam terakhir sebagai
peringatan untuk kami mengenang keajaiban
besar cinta Tuhan kepada kami, umat manusia
yang berdosa.

TUHAN,
ada di dalam bait-Nya yang kudus;
TUHAN, tahta-Nya di sorga;
mata-Nya mengamat-amati,
sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.
- Mazmur 11:4

Tuhan yang Maha Pemurah dan Maha Kasih,
dengan roti dan anggur
Engkau mengingat kami
atas dedikasi dan pengorbanan Putra-Mu
yang Tunggal, Yesus Kristus.
Dia telah menjadi domba Paskah kami,
darahNya, 
membebaskan kami dari kematian kekal.

Dia adalah roti kehidupan
untuk kami dan kita semua,
yang memperkuat kita
di jalan keselamatan dan keadilan.

Tuhan, ingatlah kami
keajaiban besar cinta-Mu.

Amin.

Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit







Tuesday, April 16, 2019

Doa Hari Rabu, 17 April 2019


Doa Hari Rabu, 17 April 2019

Mengasihi Sesama Manusia

Bapa kami yang di sorga,
kami bersyukur dan berterima kasih untuk
kasih-Mu kepada kami. Sesungguhnya kami
tidak layak untuk menerima anugerah-Mu ini.

Namun karena kasih-Mu lebih besar daripada
dosa dan kesalahan kami, Engkau telah
mengaruniakan kasih-Mu melalui putra-Mu,
Yesus Kristus Tuhan kami. Oleh karena Engkau
telah terlebih dahulu mengasihi kami, sebagai
ucapan syukur kami juga mau belajar
mengasihi Engkau, ya Bapa.

Agar kasih kami kepada-Mu menjadi kelihatan,
kami mau mengasihi sesama kami. Kami mau
memperhatikan dan mengutamakan orang
lain. Berikanlah kepada kami mata yang mau
melihat orang-orang yang miskin dan lemah.

Berikanlah kepada kami telinga yang mau
mendengar keluh-kesah orang-orang di sekitar
kami. Pakailah mulut kami untuk menghibur
mereka yang berdukacita.

Gerakkanlah tangan kami untuk menolong
orang-orang yang membutuhkan bantuan
kami.

Ayunkanlah kaki kami untuk melangkah untuk
pergi mencari orang-orang yang
membutuhkan kasih-Mu, Tuhan. Berikanlah
belas kasihan ke dalam hati kami agar kami
tergerak untuk pergi mencari mereka yang
terhilang oleh karena dosa.

Ya Bapa, biarlah hidup kami dapat
mencerminkan kasih-Mu kepada orang-orang
yang kami temui pada hari ini.

Dalam nama Yesus,
kami berdoa.

Amin.

„Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu
sendiri.“ – Mat. 22:39

Oleh: John Kusuma


Monday, April 15, 2019

Doa Hari Selasa, 16 April 2019


Doa Hari Selasa, 16 April 2019

Doa Pagi Hari

Ya Tuhan Allah Bapa kami,
kami bersyukur untuk pagi yang indah yang
Engkau berikan kepada kami. Betapa besar
anugerah-Mu bagi kami karena kami masih
boleh memiliki nafas hidup.

Kami bersyukur bahwa kami masih boleh
menikmati satu hari lagi yang telah Engkau
persiapkan dengan berkat-Mu yang
berkelimpahan.

Setiap detik dan setiap jam yang Engkau
karuniakan adalah waktu yang sangat
berharga dan tidak akan terulang lagi. Oleh
sebab itu berikan kami hikmat-Mu untuk
menjalankan hidup kami pada hari ini.

Berikanlah kami bijaksana-Mu untuk memakai
waktu kami dengan maksimal.

Kami mohon hikmat dan bijkasana dari-Mu
Tuhan untuk melalui hari ini dengan bijak dan 
menjalani hari ini seolah-olah hari ini adalah
hari terakhir kami hidup di dunia ini.

Kami ingin memulai hari ini dengan ucapan
syukur kepada-Mu atas setiap berkat yang
telah Engkau sediakan bagi kami. Tolonglah
kami agar dapat bersikap dan berpikir positif
dalam setiap hal yang akan kami hadapi
sepanjang hari ini.

Kami menyerahkan setiap usaha, pekerjaan
dan seluruh aktifitas kami ke dalam pimpinan
dan penyertaan-Mu, Tuhan.

Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan
mengucap syukur.

Amin.

„TUHAN, pada waktu pagi Engkau
mendengarkan seruanku.“ –Mzm. 5:4

Oleh: John Kusuma




Sunday, April 14, 2019

Doa Hari Senin, 15 April 2019


Doa Hari Senin, 15 April 2019


Melakukan Kehendak Tuhan

Bapa yang Maha Pengasih dan Penyayang,
Kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau
memberikan kepada kami kebebasan untuk
memilih dalam kehidupan kami. Setiap hari
kami harus membuat pilihan-pilihan dalam
aktifitas kami.

Adakalanya kami harus membuat keputusan
yang sulit. Berikanlah kami hikmat-Mu agar
kami dapat memilih segala sesuatu sesuai
dengan kehendak-Mu, Tuhan.

Tolonglah kami agar tidak terlalu fokus pada
hal-hal duniawi yang dapat mengaburkan
pandangan kami dari hal-hal yang lebih
penting, yang bernilai kekal. Semoga jiwaku
dan buah dari perbuatanku menjadi lebih
penting daripada barang-barang yang akan
rusak dan habis.

Kami berharap hanya kepada-Mu, Tuhan.
Hanya oleh bimbingan-Mu kami dapat
menjalani kehidupan yang seturut dengan
kehendak-Mu.

Ajarlah kami untuk meneladani sikap dan
karakter-Mu Tuhan, sehingga kehidupan kami
menjadi lebih berarti bagi sesama dan segala
seuatu yang Kau anugerahkan kepada kami
tidak menjadi sia-sia, melainkan dapat kami
pergunakan untuk menjadi berkat bagi sesama
kami dan yang terpenting dapat memuliakan
nama-Mu.

Dalam nama Tuhan Yesus Kristus yang
mengasihi kami, kami berdoa.

Amin.

„Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-
Mu di bumi seperti di sorga.“ – Mat. 6:10

Oleh: John Kusuma




Wednesday, April 03, 2019

Doa Hari Kamis, 4 April 2019


Doa Hari Kamis, 4 April 2019

Ya Tuhan Yesus,
aku datang dengan bercucuran air mata,
membawa doa di bawah kaki-Mu, dengan sepenuh
hati aku mencurahkan segala ketidak-berdayaanku
di dalam menghadapi problema kehidupan yang
sedang kualami saat ini di dalam keluarga. Ketika
anggota keluarga, ibu, anak dan diriku sendiri
menderita sakit secara bersamaan, dan secara
ekonomi kamipun mengalami kesulitan, siapakah
yang dapat menolong kami. Teman-teman,
saudara-saudara kami dapat menolong, tetapi
pertolongan mereka terbatas, akupun tidak datang
kepada mereka, karena aku tahu, hanya kepada-
Mu lah datang pertolongan dan mujizat bagiku,
Engkaulah menara kekuatan, perlindungan dan
pertolonganku.

Engkaulah sumber segala kehidupan, Engkau
mempunyai tangan yang kuat untuk melindungi
dan menjagaku. Engkau sembuhkan atau tidak,
Engkau berikan mujizat atau tidak, aku tetap
percaya dan datang kepada-Mu, aku menjadikan
Engkau segala-galanya, aku akan tetap mengikut
Engkau ya Tuhan, di tengah perjalanan yang sesulit
apapun, aku telah mengalami begitu banyak
kebaikan dan mujizat dari Engkau di masa-masa
yang lalu. Kinipun aku tetap percaya dan kembali
aku mengambil keputusan sepenuh hatiku untuk
tetap mengikuti Engkau, bahwa Engkau tidak akan
meninggalkan diriku dan orang-orang yang kukasihi.

Ya Tuhanku, aku ingin tetap berjalan bersama
dengan Engkau, walau di setiap jalanku tidak selalu
kualami mujizat dan ada begitu banyak doa-doaku
yang tidak terjawab, tetapi tanganMu Tuhan, yang
memegangku, itu lebih dari cukup bagiku, karena
aku percaya segalanya yang terjadi ini adalah demi
kebaikanku semata-mata.

Ya Tuhan, Engkau memberikan penghiburan,
pengharapan dan kekuatan bagiku untuk terus
berjalan dimasa yang sulit sekalipun, karena
bilamana aku terus bertekun di dalam doa,
ada pengharapan di depan sana ada mujizat yang
Kau sediakan bagiku, seturut dengan kehendakMu.

Amin.

Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit




Tuesday, April 02, 2019

Doa Hari Rabu, 3 April 2019


Doa Hari Rabu, 3 April 2019

Doa untuk para Gembala

Bapa di surga,
kami bersyukur untuk hamba-hamba-Mu yang
Engkau panggil untuk menggembalakan umat-
Mu. Mereka mempunyai tanggungjawab yang
besar dan berat. Sama seperti umat-Mu,
mereka juga menghadapi godaan-godaan yang
dapat membuat mereka jatuh dan menjauh
dari kehendak-Mu.

Oleh sebab itu kami mau membawakan
mereka kepada-Mu yang telah memanggil dan
mengutus mereka untuk melayani domba domba-Mu.

Kami berdoa agar Engkau menjaga hati
mereka agar dapat melayani-Mu dan umat-
Mu dengan tulus dan setia. Berikan senantiasa
kerinduan untuk bertumbuh dalam kebenaran
firman-Mu sehingga mereka tetap hidup
dalam kekudusan dan mengalami kesegaran
rohani. Urapi mereka dengan Roh-Mu dalam
pemberitaan firman Tuhan sehingga jemaat
dapat dibangun imannya. Berikanlah mereka
visi yang jelas agar mereka dapat
mengarahkan pelayanan gereja ke arah
Kristus.

Berkatilah istri/suami dan anak-anak mereka
sehingga mereka dapat mendukung pelayanan
hamba-hamba-Mu dan bisa saling melayani di
tengah keluarga mereka. Cukupkanlah segala
kebutuhan mereka dan jagalah kesehatan
mereka. Jadikanlah mereka sekeluarga sebagai
teladan bagi jemaat-Mu. Lindungi mereka dari
kuasa-kuasa kegelapan yang menyerang
mereka dengan perisai iman.

Terima kasih Bapa karena Engkau yang akan
membimbing dan memberkati hamba-hamba-Mu.

Amin!

„Berdoalah supaya dengan keberanian aku
menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku
berbicara“– Ef. 6:20

Oleh: John Kusuma




Monday, April 01, 2019

Doa Hari Selasa, 2 April 2019



Doa Hari Selasa, 2 April 2019

Doa untuk para Lansia

Bapa di Surga,
Kami berdoa untuk orang-orang lanjut usia.
Engkau yang telah mengaruniakan iman
kepada mereka dan telah memeliharakan
mereka hingga saat ini.

Berkatilah mereka senantiasa dengan
kesehatan yang baik dan penuhi mereka
dengan sukacita. Penuhilah mereka dengan
iman yang semakin teguh dan berakar di
dalam Tuhan Yesus Kristus sehingga mereka
dapat terus menjadi inspirasi dan teladan
bagi generasi muda.

Kami berdoa juga bagi anak-anak dan para
menantu serta cucu-cucu mereka agar mereka
dapat menghormati dan mengurus orang tua
mereka yang sudah uzur dengan kasih dan
kesabaran.

Jadikanlah mereka anak-anak yang berbakti
kepada orang tua dan menyediakan waktu
yang cukup untuk memperhatikan orang tua
mereka yang telah lanjut usia.

Kami tidak lupa mendoakan para lansia yang
tanpa keluarga atau yang ada di panti jompo,
hiburkanlah dalam kesepian mereka.

Ingatkanlah mereka bahwa Engkau senantiasa
menyertai mereka. Berikanlah teman-teman
bagi mereka sehingga mereka bisa saling
berbagi rasa. Walaupun tenaga, kemampuan
dan kesehatan yang menurun, mereka tetap
dapat berharap dan mendapatkan damai
sejahtera dalam kehidupan mereka.

Terima kasih Bapa karena Engkau senantiasa
hadir bagi mereka.

Amin!

„Janganlah membuang aku di masa tuaku,
janganlah meninggalkan aku aku apabila
kekuatanku habis.“ - Mzm. 71:9

Oleh: John Kusuma


Doa Hari Jumat, 3 April 2026

Doa Hari Jumat, 3 April 2026  (Jumat Agung)  Mengenang Salib Agung Kristus Allah Bapa Yang Mahakuasa dan Mahakudus...