Saturday, August 31, 2019

Renungan Pendek (Matius 20: 30)



"Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan 
mendengar, bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: 
"Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami".
Matius 20:30.

Sobat,
Milikilah mata hati dan iman seperti kedua orang buta, 
meski tidak dapat melihat dengan mata jasmani, 
namun mata hatinya mampu mengenali kehadiran Yesus 
yang datang membawa pertolongan yang pasti, 
lalu bertindak, berseru dengan kerendahan hati dan 
sepenuh iman memohon pertolongan-Nya. 

Yesus selalu ada didekat kita, dan pertolongan-Nya 
sepasti matahari yang terbit dari timur bagi orang 
yang teguh beriman kepada-Nya.

Selamat pagi dan selamat beribadah!
Sekali Yesus tetap Yesus.
God bless you all.

Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit


Renungan Pendek: Mazmur 7: 16



"headline" Ia membuat lobang dan menggalinya, tetapi 
ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya. 
Mazmur 7:16.

Sobat,

Dunia semakin jahat, persaingan untuk bertahan hidup semakin meruncing, 
bahkan tidak sedikit orang-orang yang hidup diatas penderitaan orang lain, 
dengan memasang jebakan, menebar isu, merusak nama baik orang, 
untuk mendapatkan pujian dan keuntungan pribadi dari kejatuhan orang lain.

Tuhan tidak buta dan tak akan tinggal diam, 
apa yang kita tabur itu pula yang akan kita tuai, 
maka dengan keluhuran hati, bangunlah kehidupan 
untuk kebaikan bersama bukan hanya untuk diri kita sendiri, 
tetapi untuk semua orang, maka kita akan menikmati 
berkat-berkat dan kasih setia Tuhan disepanjang hidup kita.

Selamat merenung dan sekali Yesus tetap Yesus.
God bless you all.

#renunganpendek
#yesushebat
  





Wednesday, August 28, 2019

Doa Hari Kamis, 29 Agustus 2019


Doa Hari Kamis, 29 Agustus 2019

Doa Mohon Kerendahan Hati

Allah Bapa yang berada di sorga. Dalam nama
Yesus Kristus, aku mohon Engkau memberi
hikmat dan kekuatan kepadaku, agar aku
dapat bersikap rendah hati kepada sesama
dalam berinteraksi di masyarakat.

Berikanlah kepadaku kepekaan, agar aku tidak
selalu bersikeras terhadap orang lain. Jauhkan
aku dari kegemaran menasehati orang lain,
namun sulit menerima nasehat dari sesama.
Jauhkan aku dari sikap sombong,  dalam
berkata-kata agar aku tidak selalu merasa
yang paling benar, dan merendahkan
kebenaran yang dinyatakan orang lain.

Ajarilah aku bercermin diri sendiri, agar
kudapat melihat kejelekan sendiri, dan
hindarkan aku dari berprasangka buruk
terhadap orang lain. Ajari aku mengenali
bahwa ilmu dan kepandaianku merupakan 
anugerah dari Engkau, supaya aku tidak
meninggikan diri.

Ajarilah aku mengendalikan lidahku, tidak
membicarakan aib saudaraku, supaya aib ku
sendiri tidak menjadi bumerang  bagi diriku.
Ajarilah aku bertindak sesuai dengan apa
yang kukatakan sendiri dan rela mentaati
dan melaksanakan  aturan yang kuberlakukan
kepada orang lain, juga berlaku bagi diriku.

Berikan kepadaku kesadaran dan kekuatan
untuk memperbaiki diri terlebih dahulu, saat
aku mengkritisi orang lain yang serupa dengan
perbuatan dan kelakuan diriku.

Ajarilah aku mengakui dosa sendiri, agar aku
mengerti mengampuni kesalahan orang lain,
seperti dosaku yang telah Engkau ampuni.

Amin.

Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh,
Tetapi hikmat ada pada orang yang rendah
hati. - Amsal 11: 2



Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit

🌻💟🌻


NB.:
Sebagian postingan Doa-Satu-Menit 
disimpan sebagai Archive pada Page-Facebook:

Renungan Pendek (Mazmur 25:14)


Renungan Pendek

Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya 
lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; 
dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki 
atau perempuan lebih dari pada-Ku, 
ia tidak layak bagi-Ku. 
– Matius 10:37

Menjadi pengikut Yesus berarti 
kita harus tetap hormat kepada orang tua 
dan memperhatikan keluarga. 
Namun ketika kita harus memilih 
taat dan mengasihi antara 
keluarga atau Tuhan Yesus, 
kita harus lebih memilih Tuhan Yesus. 
Sebab Dia juga adalah 
Tuhan orang tua dan keluarga kita.


Hikmat hari ini:
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, 
dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.
– Mazmur 25:14


Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit


Tuesday, August 27, 2019

Doa Hari Rabu, 28 Agustus 2019


Doa Hari Rabu, 28 Agustus 2019

Doa Penghiburan Kedukaan

Ya Allah Bapa,
dalam nama Yesus Kristus, Juruselamat
dan Penebus kami yang hidup, kami
menghampiri kemuliaan hadirat-Mu,
dengan menangis dan bercucuran airmata
kesedihan, sebab kami sangat merasakan
suatu kehilangan yang sangat besar atas
kematian seseorang yang sangat kami
sayangi dan kami kasihi selama ini.

Kami masih merasakan kehangatan dan
kehadirannya saat ini di tengah-tengah kami.
Ingat akan kebaikan hati,  belas kasihan dan
kemurahan hatinya. Sungguh kami sangat
berduka kehilangan seorang percaya yang
rendah hati dan begitu dekat dihati kami.

Kami sungguh percaya bahwa TuhanYesus  
juga turut terharu merasakan kepedihan
hati kami dan kami pun percaya Tuhan Yesus
turut menangis dan berduka bersama kami.
Seperti halnya ketika Yesus melihat kedukaan
di kubur Lazarus!  Yesus menangis!

Kami sungguh mendapat penghiburan dan
kelegaan karena kami percaya bahwa ketika
Allah menerima kematian saudara kekasih
kami, Allah turut merasakan kepedihan dan
kesedihan kami juga!

Amin

Berharga di mata Tuhan kematian semua
orang yang dikasihi-Nya. (Mazmur 116:15)

Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit

🕊💟🕊


NB.:
Sebagian postingan Doa-Satu-Menit 
disimpan sebagai Archive pada Page-Facebook:


Monday, August 26, 2019

Doa Hari Selasa, 27 Agustus 2019

Doa Hari Selasa, 27 Agustus 2019

Ya Tuhan, Allah Bapa kami di sorga,
Engkau yang merancang diri kami dengan
tujuan bagi kemuliaan-Mu.  Kemudian,
Engkau mengutus Yesus Kristus ke dalam
dunia untuk mengajarkan kami bagaimana
memuliakan Engkau melalui diri-Nya yang
mati di kayu Salib menebus dosa-dosa kami, 
dan cucuran Darah-Nya,  telah menyucikan
dan menguduskan kami.

Ya Tuhan,
berikan kepada kami kepribadian teguh,
dalam pengenalan kami kepada Yesus,
supaya kami dapat memuliakan Engkau
melalui Yesus dalam kehidupan kami sehari-
hari kami dan melalui tubuh kami pula yang
Engkau kuduskan dan Engkau pilih sebagai
umat-Mu. Semua kemuliaan hanya bagi-Mu.

Ya Tuhan,
berikan kepada kami tekad yang kuat,
pantang menyerah menghadapi kesukaran
dan bahaya, kesakitan yang mungkin akan
kami lalui, ketika kami mengambil keputusan
untuk menjadikan hidup kami sebagai alat
untuk memuliakan Yesus!

Ya Tuhan,
berikanlah kepada kami, kerelaan dan
kesederhanaan hati untuk memuliakan 
Engkau, dan pakailah kami sebagai alat-Mu.

Pakailah tangan kami untuk menulis surat,
berita-berita yang menghibur. Pakailah kaki
kami untuk pergi melakukan pekerjaan-
pekerjaan sederhana menolong  orang lain.
Pakailah suara kami untuk bersaksi  tentang
kemuliaan-Mu dan untuk menyanyikan puji-
pujian penyembahan kepada-Mu. Pakailah
hati kami untuk menyatakan kasih dalam doa-
doa kami, pakailah telinga kami untuk 
mendengarkan pemberitaan firman-Mu yang
mengagungkan nama-Mu dan anugerah-Mu.

Amin.

"Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam 
tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh 
matiku" (Filipi 1:20).

Oleh: Team Moderator Doa-Satu-menit

💙💟💙

NB.:
Sebagian postingan Doa-Satu-Menit 
disimpan sebagai Archive pada Page-Facebook:


Sunday, August 25, 2019

Renungan Pendek (Mazmur 26:11)


Renungan Pendek

Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, 
karena Aku lemah lembut dan rendah hati 
dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 
– Matius 11:29


Ketenangan dan kelegaan hanya akan  dirasakan, 
jika kasih Yesus dihayati dan dialami.


Hikmat hari ini:
Tetapi aku ini hidup dalam ketulusan; 
bebaskanlah aku dan kasihanilah aku. 
– Mazmur 26:11


Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit


Saturday, August 24, 2019

Renungan Satu Menit - 25 Agustus 2019

Renungan Satu Menit
25 Agustus 2019

Tersinggung adalah bagian dari kekecewaan,
jika dipelihara akan membuahkan dendam.
(Amsal 4: 23).

Janganlah tersinggung bila mendapat teguran,
karena teguran dari Tuhan bertujuan untuk
kebaikan kita.
(Ayub 15: 17).

Teguran merupakan hal yang sangat penting bagi kita,
karena teguran itu mendidik kita ke jalan kehidupan.
(Amsal 6: 23).

Tuhan tidak ingin kita menderita dan merasa sakit,
tapi atas kesalahan kita adakalanya kita harus
ditegur dan dihukum.
(Ibrani 12: 6).

Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit





RENUNGAN PENDEK (Ayub 12:13)



Doa Hari Senin, 26 Agustus 2019


Doa Hari Senin, 26 Agustus 2019

Doa Agar Dapat Bertumbuh

Ya Tuhan,
ampuni kami, bila seringkali kami
merasa tidak puas dan memprotes,
dalam segala tindakan dan perbuatan
yang tidak patuh terhadap ajaran-Mu,
dengan seringnya kami keluyuran,  
berpindah-pindah tempat ibadah,
sebab kami mencari sesuatu yang dapat
memuaskan rasa kedagingan hati kami
dan bukan  membangun kepatuhan,
ketika kami ditegur oleh hamba-Mu
yang Engkau percayakan untuk
memperkatakan pengajaran-Mu.

Ya Tuhan,
kiranya Engkau ingatkan dan sadarkan
kami untuk mau patuh dengan membangun
dan bertumbuh pada satu tempat ibadah,
patuh belajar dan tekun, taat dan setia,
agar pohon kehidupan kami bertumbuh
dan berbuah lebat.

Hanya dalam nama Yesus Kristus,
Juruselamat kami yang hidup,
kami panjatkan doa ini.

Amin.

Tetapi bertumbuhlah dalam kasih
karunia dan dalam pengenalan
akan Tuhan dan Juruselamat kita,
Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan,
sekarang dan sampai selama-lamanya.
(2 Petrus 3:18)

Oleh: Team Moderator Doa-Satu-Menit

🌻💟🌻


NB.:
Sebagian postingan Doa-Satu-Menit 
disimpan sebagai Archive pada Page-Facebook:


Renungan Pendek (Mazmur 26:1)



Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang 
tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling 
banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya: 
- Mat. 11:20


Jika bukan anugerah TUHAN 
dan adanya kerendahan hati, 
sekalipun orang menyaksikan 
banyak mujizat,  tidak akan pernah 
membuatnya percaya 
Yesus Kristus adalah Mesias. 



Hikmat hari ini:

Berilah keadilan kepadaku, ya TUHAN, 
sebab aku telah hidup dalam ketulusan; 
kepada TUHAN aku percaya dengan 
tidak ragu-ragu. 
– Mzm. 26:1

Friday, August 23, 2019

Renungan Pendek - Matius 11:6


Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.– Mat. 11:6

Adakalanya kita harus bersabar hingga waktu-Nya tiba keadilan ditegakkan. Kadangkala sebagai manusia aku ingin mendahului TUHAN untuk menegakkan keadilan yang sebenarnya ada di luar jangkauan kemampuan aku. Jika dipaksakan untuk menegakkan keadilan versi „aku“, yang terjadi adalah kekacauan yang lebih besar! Sebab dalam realitanya, keadaan yang ada tidak sesederhana seperti yang aku pikirkan. Waspadalah! 

Hikmat hari ini:
Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau.– Mzm. 25:21


Kata Bijak Hari Ini


Thursday, August 22, 2019

Renungan Pendek (Habakuk 3: 28)


Renungan Pendek (2 Korintus 5: 17)


Renungan Pendek (Ulangan 31: 6)


Kebaikan Allah


Gunakanlah Waktu Dengan Bijak:


GUNAKANLAH WAKTU DENGAN BIJAK:

Cepat atau lambat.. 
perpisahan itu pasti terjadi.
Entah siapa yang akan lebih dulu pergi.
Entah aku.
Entah kamu.
Entah kita berdua.

Waktu bersama tak mungkin diciptakan,
kalau tidak untuk dinikmati.
Saling menyayangi.
Saling mengingatkan.
Saling menjaga.

Jangan sampai kebersamaan rusak karena ego. 
Karena hal lain yang mungkin tidak lebih penting. 
Karena ketidaksadaran, bahwa waktu bersama 
mungkin saja berakhir sewaktu-waktu.

Kadang dan seringkali terjadi, 
penyesalan hadir saat semuanya sudah berakhir.

Sebelum ada penyesalan, 
saat masih mungkin ada waktu, 
ini saatnya memperbaiki segalanya.

Lebih mencintai orang-orang 
yang hadir di dalam kehidupan.
Lebih menghargai.
Lebih mementingkan.

Karena bukan sebuah kebetulan 
aku dan kamu dipertemukan.

Dan bukan suatu kebetulan juga, 
jika saatnya sudah tiba 
aku dan kamu dipisahkan..

Gadget bisa mendekatkan yang jauh,
namun bisa juga menjauhkan yang dekat.
Gunakanlah dengan bijak.

💗💖💖💗

Doa Hari Jumat, 3 April 2026

Doa Hari Jumat, 3 April 2026  (Jumat Agung)  Mengenang Salib Agung Kristus Allah Bapa Yang Mahakuasa dan Mahakudus...