Thursday, November 07, 2019

Renungan Pendek (Ayub 40:3)


Apakah engkau hendak meniadakan pengadilan-Ku,
mempersalahkan Aku supaya engkau dapat
membenarkan dirimu? – Ayub 40:3

Ketidakdewasaan iman akan membuat orang 
mudah untuk mengasihani diri dan 
melihat diri sebagai korban dengan
menyalahkan TUHAN 
saat mengalami penderitaan.
Hanya dengan iman yang teguh orang
dapat bertahan dan setia kepada-Nya.

Hikmat hari ini:
Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan
yang Engkau suruh mendekat untuk diam
di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi
kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu,
di bait-Mu yang kudus.- Mazmur 65:5

#renunganpendek
#hikmatrohani

πŸŒΌπŸ’ŸπŸŒΌ

Renungan Pendek (Ayub 32:9)


Bukan orang yang lanjut umurnya yang mempunyai hikmat, 
bukan orang yang sudah tua yang mengerti keadilan.
– Ayub 32:9


Bukan setiap orang yang tua lebih berhikmat 
dari orang yang lebih muda. 
Namun demikian yang muda tetap perlu 
menaruh hormat kepada orang yang lebih tua.

Hikmat hari ini:
Bilamana pelanggaran-pelanggaran kami 
melebihi kekuatan kami, 
Engkaulah yang menghapuskannya. 
– Mazmur 65:4


#renunganpendek
#hikmatrohani

πŸŒ·πŸ’ŸπŸŒ·

Sunday, November 03, 2019

Renungan Pendek (Ayub 9:19)


Jika mengenai kekuatan tenaga, Dialah (TUHAN) yang mempunyai! Jika mengenai keadilan, siapa dapat menggugat Dia?– Ayub 9:19

Orang bisa salah memvonis perbuatan dan hidup kita, tetapi pengadilan TUHAN pasti benar dan adil.

Hikmat hari ini:
Dan orang akan berkata: "Sesungguhnya ada pahala bagi orang benar, sesungguhnya ada Allah yang memberi keadilan di bumi." – Mazmur 58:12

#renunganpendek
#hikmatrohani

Saturday, November 02, 2019

Doa Hari Minggu, 03 November 2019


Doa Hari Minggu, 03 November 2019

    
Oh Tuhan Allah, Bapa kami, Yesus Kristus,



tolong kami untuk bertindak dan 
berlaku bijaksana sepanjang hari Minggu ini. 



Tolong kami supaya jangan melayani godaan, 
dan jangan bermain-main dengan api.



Tolong kami supaya jangan tanpa pikir panjang 
memberi kesempatan kepada penggoda 
untuk mencobai kami.



Tolong kami supaya tidak memberikan mata kami 

terpesona dan pikiran kami tertawan 
oleh hal-hal yang tidak baik.


Ajarlah kami hari ini dan seterusnya
dalam setiap langkah kami selalu melihat 
kepada Yesus, supaya kehadiranNya 
menjadi pembimbing kami, supaya 
kehadiranNya menjadi perisai kami, 
dan supaya kasihNya menjadi kekuatan 
dan inspirasi bagi kami.



Semua ini kami mohon di dalam kasih-Mu,
Tuhan Yesus Kristus. kami berdoa,



Amin.



Oleh: Team Moderator Doa Satu Menit 



#doasatumenit
#dsmmoderator

Friday, November 01, 2019

Renungan Pendek (Ratapan 3:49-50)



"headline" Air mataku terus-menerus bercucuran, dengan tak henti-hentinya. Sampai TUHAN memandang dari atas dan melihat dari sorga.
Ratapan 3:49-50.

Sobat,
Airmata adalah bahasa terdalam dan termurni dari sebuah doa, karena didalamnya terkandung berbagai ungkapan hati, baik ucapan syukur, penyesalan dosa, dan permohonan yang sepenuhnya berharap dan bergantung pada pimpinan dan kehendak Allah, itu sebabnya doa dan airmata sangat berharga dimata Allah.

Airmata laksana hujan yang membasahi tanah hati, menjadikannya subur untuk ditanami kasih dan penyertaan Allah.

Selamat pagi, selamat berakhir pekan.
Sekali Yesus tetap Yesus.
God bless you all.

#renunganpendek

πŸ’—πŸ’ŸπŸ’—

Doa Hari Sabtu, 02 November 2019


Doa Hari Sabtu, 02 November 2019

Bapa Surgawi, Tuhan Yesus dan Roh Kudus,
kami berterima kasih
atas pengajaran dan teladan
dari orang-orang yang lebih tua dari kami.

Begitu banyak nasehat
yang bijaksana dapat kami pelajari
dari mereka yang telah melalui
pasang surut kehidupan,
melakukan kebenaran-Mu
yang diajarkan di dalam Injil,
jalan keluar permasalahan
dan bahkan kegagalan
yang menjadi pelajaran bagi kami
agar dapat memilah-milah
mana yang harus dihindari
dan mana yang perlu diterapkan.

Kami saling membutuhkan;
yang muda perlu belajar
dari pengalaman hidup
dan ketahanan para seniornya
dan yang lebih tua membutuhkan kekuatan
dan vitalitas yang muda.

Semuanya merupakan bagian
dari siklus kehidupan di atas bumi.

Bantulah kami menghargai,
menghormati dan belajar
dari setiap fase kehidupan.

Terima kasih ya Bapa,
di dalam nama putera-Mu yang Tunggal,
Tuhan Yesus Kristus,
kami berdoa.

Amin
Oleh: Team Moderator Doa Satu Menit

Thursday, October 31, 2019

Doa Hari Jumat, 01 November 2019




Doa Hari Jumat, 01 November 2019
Bapa Surgawi, Yesus Kristus dan Roh Kudus,
pengharapan kami tidak pernah pupus
karena kami percayakan
semua kebutuhan kami kepada-Mu.

Kami bersyukur atas kehadiran-Mu
dan berkat-Mu kepada kami
setiap hari di saat kami menghadapi
tantangan baru di hari yang baru.

Kami tetap memiliki pengharapan
dalam tantangan ini,
karena kami tidak mengandalkan kekuatan
dan kebijaksanaan kami sendiri,
melainkan mengandalkan Tuhan
yang memberikan pengharapan
yang tidak pupus dan senantiasa menguatkan.

Bantulah kami agar bersabar
di dalam penderitaan
dan bertekun di dalam doa.

Dalam nama Yesus kami berdoa.
Amin.

Oleh: Team Moderator Doa Satu Menit

Wednesday, October 30, 2019

Doa Hari Kamis, 31 Oktober 2019


Doa Hari Kamis, 31 Oktober 2019
Bapa Allah,Tuhan Yesus dan Roh Kudus
sabda-Mu adalah pelita bagi kakiku
dan terang bagi jalanku
yang menunjukkan arah saat aku tersesat.

Ajarlah aku ya Tuhan untuk menyadari
dan taat bahwa Engkau adalah pemimpin
dan aku pengikut-Mu,
karena Engkau tahu segala sesuatu termasuk
masa lampau, kini dan yang akan datang;
dan Engkau mempunyai rancangan yang terbaik buatku.

Di dalam pengetahuan-Mu
dan kebijaksanaan-Mu yang tak terbatas,
Engkau mengawasi aku,
memperhatikan kebutuhanku,
dan menuntunku di jalan kebenaran.

Demi nama-Mu Tuhan Yesus,
'ku bersyukur untuk itu.
kami berdoa bersama-sama,

Amin.
Oleh: Team Moderator Doa Satu Menit

Tuesday, October 29, 2019

Doa Hari Rabu, 30 Oktober 2019


Doa Hari Rabu, 30 Oktober 2019
Tuhan Yesus dan Roh Kudus yang terkasih,
Dengan pengaturan waktu yang Engkau berikan,
kami punya banyak waktu untuk merencanakan
kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan
di hari yang sibuk ini.

Ya Tuhan, bimbinglah kami agar menggunakan
waktu-waktu yang ada ini dengan baik,
dan mengelolanya sedemikian rupa agar semuanya
ada dalam proporsi yang tepat, baik
waktu untuk bekerja, waktu untuk bersama keluarga,
waktu untuk sendiri, waktu untuk bersosialisasi,
waktu untuk saat teduh dan melayani-Mu.
Jangan digunakan untuk main HP melulu.

Tuhan Yesus,
jika dibanyak akhir pekan, seringkali
kami melewatkan waktu bersama keluarga,
ingatkan kami juga ya Tuhan untuk meluangkan
waktu sesekali untuk menjenguk saudara saudari
seiman kami, baik yang sakit ataupun yang
dalam kesusahan dan memerlukan pertolongan.

Kami sadar bahwa saat kami sakit dan dalam
kesusahan, kamipun senang untuk dibesuk,
senang diperhatikan, dan dikuatkan melalui
kedatangan saudara saudari seiman kami.
Kami juga ingin ikut ambil bagian memberikan
waktu dan kasih kami bagi mereka yang
membutuhkan.

Karenanya, kami perlu untuk sering diingatkan
oleh-Mu ya Tuhan, dan belajar banyak dari-Mu,
yang tidak mementingkan kesenangan diri sendiri,
melainkan terbeban untuk melayani orang lain.

Terima kasih Tuhan,
di dalam nama-Mu Tuhan Yesus Kristus,
kami berdoa.

Amin
Oleh: Team Moderator Doa Satu Menit

Monday, October 28, 2019

Doa Hari Selasa, 29 Oktober 2019




Doa Hari Selasa, 29 Oktober 2019
Tuhan Yesus yang terkasih dan penyayang,
Engkau adalah Allah yang Maha Tahu,

Engkau mengenali akan jalan pikiranku,
kelebihan maupun kelemahan-kelemahanku,
serta kondisi hatiku.

Kau tahu bahwa aku sering lebih peduli
akan kenyamananku sendiri
dan rencana harianku,
daripada kebutuhan orang-orang di sekitarku.
Namun, aku tak ingin tenggelam dalam
keinginan diri sendiri ya Tuhan.
Aku ingin dipakai olehMu, menjadi
perpanjangan tanganMu bagi sesamaku.

Aku tahu aku tidak dapat menyelamatkan
seluruh dunia, tapi aku bisa mendengar
suara kecil-Mu seperti Engkau
menempatkan individu pada hatiku.
Tunjukkanlah kepadaku cara-cara yang bisa
membuat perbedaan.

Semoga karakter hidupku mencerminkan
hati Kristus ketika aku menjangkau orang lain
dalam cinta dan dalam ketaatan
pada panggilan-Mu dalam hidupku.

Dalam nama Yesus kami berdoa,
Amin.
Oleh: Team Moderator Doa Satu Menit

Renungan Pendek (Kejadian 6:9)


Kejadian 6:9.
Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar 
dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; 
dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.


Sobat,
Jika Firman Allah ada di hati dan pikiran kita, 
maka Roh Allah akan menuntun hidup kita dengan kuat, 
meski kita hidup di tengah-tengah dunia yang cemar, 
kita tak ikut tercemar, karena Roh Allah menguatkan kita 
untuk tetap melangkah dalam kebenaran.

Bergaul akrab dengan Allah, 
memampukan kita hidup berkenan 
dihadapan-Nya, 
sehingga kita dibenarkan Allah, 
dan menjadi orang yang spesial 
dan di prioritaskan Allah.

Selamat malam dan
sekali Yesus tetap Yesus.
God bless you all.

πŸ’—πŸ’ŸπŸ’—

#renungansingkat
#yesushebat


Renungan Senin, 28 Oktober 2019


Renungan
Senin, 28 Oktober 2019

Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah melalui kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! — Roma 5:10

Apakah ketaatan, kekudusan, dan pengabdian sayalah yang membuat saya benar di hadapan Allah? Bukan! Saya diperdamaikan dengan Allah karena sebelum semuanya itu, Kristus telah mati bagi saya. Ketika saya berbalik kepada Allah dan percaya serta menerima apa yang Allah nyatakan, mukjizat keselamatan melalui salib Kristus langsung menempatkan saya dalam hubungan yang benar dengan Allah.

Dibenarkan oleh Iman

Saya tidak diselamatkan karena percaya. Namun kenyataannya, saya hanya menyadari bahwa saya diselamatkan dengan percaya. Dan, bukan pula pertobatan yang menyelamatkan saya. Pertobatan hanyalah tanda bahwa saya menyadari yang telah Allah perbuat melalui Yesus Kristus.

Bahayanya di sini adalah jika kita menekankan pada akibat dan bukannya pada sebab. Apakah ketaatan, kekudusan, dan pengabdian saya yang membuat saya benar di hadapan Allah?

Bukan! Saya diperdamaikan dengan Allah karena sebelum semuanya itu Kristus telah mati. Ketika saya berbalik kepada Allah, dan percaya serta menerima apa yang Allah nyatakan, maka mukjizat keselamatan melalui salib Kristus langsung menempatkan saya dalam hubungan yang benar dengan Allah. Dan, sebagai hasil dari mukjizat anugerah Allah yang adikodrati, saya dibenarkan, bukan karena saya menyesali dosa-dosa saya, atau saya telah bertobat, tetapi karena apa yang Yesus telah kerjakan bagi saya. Roh Allah membawa pembenaran dengan sinar yang terang benderang dan saya tahu bahwa saya telah diselamatkan, walaupun saya tidak tahu bagaimana hal itu terjadi.

Keselamatan yang datang dari Allah tidak didasarkan pada logika manusia, tetapi pada korban kematian Yesus. Kita dapat dilahirkan kembali semata-mata karena karya penebusan Tuhan kita. Orang yang berdosa, siapa pun dia, dapat diubahkan menjadi manusia baru, bukan karena pertobatan atau kepercayaan mereka, tetapi oleh pekerjaan Allah yang ajaib melalui Yesus Kristus yang mendahului semua pengalaman kita (lihat 2 Korintus 5:17-19).

Kepastian mutlak dari pembenaran dan pengudusan adalah Allah sendiri. Kita tidak perlu mengusahakan sendiri hal-hal itu karena semuanya itu telah dikerjakan melalui karya penebusan dan salib Kristus. Sesuatu yang adikodrati menjadi hal yang natural/alami bagi kita melalui mukjizat Allah dan merupakan perwujudan dari apa yang telah dikerjakan oleh Yesus Kristus – "Sudah selesai" (Yohanes 19:30).

My Utmost (B. Indonesia)
Oswald Chambers

#renunganpagi
#myutmost

Doa Hari Senin, 28 Oktober 2019



Doa Hari Senin, 28 Oktober 2019

Tuhan Yesus yang terkasih dan penyayang,
kami berdoa untuk umatMu Tuhan di beberapa negara yang saat ini sedang terjadi peperangan, baik itu perang antar suku, perang saudara ataupun perang dengan negara lainnya.

Kuatkan dan teguhkanlah iman dari pada umatMu Tuhan. Saat ini mereka memerlukan pertolonganMu. Sudah begitu banyak dampak buruk yang kami saksikan dari peperangan yang dapat membawa trauma selama bertahun-tahun, luka fisik maupun batin yang tak hilang dalam waktu singkat.

Hadirlah bersama mereka ya Tuhan, peluklah mereka dalam kehangatan kasih sayangMu
yang berlimpah, berilah kepada umatMu kesabaran di dalam kesesakan, pengharapan di dalam keadaan tertekan.

Kami berdoa juga untuk setiap pemimpin jemaat, badan misi dan konseling, agar Tuhan juga menolong mereka di dalam melayani dan menguatkan orang-orang yang terkena pengaruh perang ini baik secara fisik, emoisonal, maupun rohani.

Beri mereka hati yang penuh kasih, kesabaran, dan kekuatan dan kesehatan extra daripadaMu Tuhan. Dalam keadaan yang serba minim dan terbatas, kiranya mereka tetap dapat melayani dengan baik.

Kami berdoa juga untuk yayasan/ lembaga-lembaga sosial, PMI Internasional, maupun bala bantuan yang datang dari negara-negara lainnya, kiranya Tuhan turut bekerja agar bala bantuan yang diberikan baik berupa sandang, pangan, obat-obatan dan lain-lainnya
dapat tersalurkan dengan baik dan efektif mencapai sasaran.

KepadaMu juga ya Tuhan,
kami berdoa mohon Engkau menyadarkan para pempimpin di dunia ini, agar menyadari bahwa peperangan tidak pernah akan membawa dampak yang baik, selalu membawa kehancuran di segala bidang.

Ajarkanlah mereka ya Tuhan untuk tidak mengambil tindakan kekerasan di dalam memecahkan masalah, namun mau mencari solusi yang tepat melalui perundingan
dengan tenang dan damai.

Berilah kepada mereka hati yang takut akan Tuhan, dan sungguh-sungguh mau mendengarkan suaraMu Tuhan.

Hanya kepadaMu ya Tuhan Yesus Kristus,
kami panjatkan doa permohonan ini.

Amin

Oleh: Team Moderator Doa Satu Menit

#doasatumenit
#dsmmoderator


Saturday, October 26, 2019

Doa Hari Minggu, 27 Oktober 2019


Doa Hari Minggu, 27 Oktober 2019
Bapak kami, Tuhan Yesus, dan Roh Kudus
kami berterimakasih atas karyamu 
yang ajaib dalam hidup kami.
Bantulah kami mengikuti tuntunanMu
yang kami terima dari Roh Kudus 
dalam menjalani aktifitas kami setiap hari.


CaraMu memelihara Musa

adalah peringatan yang besar

bagi kami bahwa kami tidak akan
kehilangan harapan dan peluang
jika berjalan di jalanMu.



Kami percaya sepenuhnya kepadaMu Tuhan

dalam mengarahkan hidup kami.

Kami percaya di dalam Engkau,
kami sanggup menanggung segala perkara.
Engkau yang sudah menempatkan kami
di dunia ini, pasti Engkau juga
yang akan memperlengkapi kami,
menolong kami di dalam
mengarungi kehidupan ini bersamaMu.



Di dalam nama Tuhan Yesus,

kami berdoa bersama sama,



Amin.



Oleh: Team Moderator Doa Satu Menit



#doasatumenit

#dsmmoderator


πŸŒ·πŸ’ŸπŸŒ·

Renungan Pendek (Filipi 4:13)



"headline" Segala perkara dapat kutanggung 
di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Filipi 4:13.

Sobat,
Tuhan tak pernah menjanjikan 
hidup tanpa persoalan, 
tetapi Dia berjanji memberikan kekuatan 
bagi orang yang berharap pada-Nya 
untuk menghadapi semua persoalan. 

Tuhan mengizinkan masalah ada 
dalam hidup kita, 
agar kita tetap bersandar pada-Nya, 
untuk membentuk ketaatan dan 
menguji kesetiaan kita, 
karena didalam Dia, 
ada kekuatan yang memampukan kita 
melewati semua masalah; 
dan dibalik setiap persoalan, 
ada maksud Tuhan yang 
tersembunyi untuk kebaikan kita.

Selamat beribadah dan
sekali Yesus tetap Yesus.
God bless you all.

#renunganpendek
#yesushebat

πŸ’ŸπŸ’—πŸ’Ÿ

Renungan Pendek (Ayub 6:26)


Apakah kamu bermaksud mencela perkataan? 
Apakah perkataan orang yang putus asa dianggap angin? 
– Ayub 6:26

Orang yang ada dalam keadaan putus asa 
membutuhkan orang mendengarkan dan 
mendoakannya, bukan ajaran, 
apalagi celaan dari sahabat-sahabatnya.

Hikmat hari ini:
Kasihanilah aku, ya Allah, 
sebab orang-orang menginjak-injak aku, 
sepanjang hari orang memerangi 
dan mengimpit aku! 
kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, 
kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. 
Apakah yang dapat dilakukan 
manusia terhadap aku? 
– Mazmur 56:2, 5

#renunganpendek
#hikmatrohani

πŸ’—πŸ’ŸπŸ’—

Friday, October 25, 2019

Theologi Salib Luther

Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Theologi Salib Luther

Setiap tahun di bulan Oktober kita merayakan Hari Reformasi yang terjadi ketika Luther memakukan 95 thesisnya di pintu Schlosskirche di Wittenberg. Luther menegaskan bahwa manusia dibenarkan hanya melalui iman di dalam Yesus Kristus semata. Apa yang ia lakukan pada 31 Oktober 1517 di Wittenberg ini telah memulai pantikan api pertama. Namun hal yang benar-benar mengibaskan api Reformasi dengan besarnya dan membawa dampak yang jauh-jauh adalah ketika ia mempresentasikan pandangannya di kota Heidelberg pada April 1518, yang sekarang kita kenal sebagai Heidelberg Disputation.
Di situlah Luther pertama kali menyodorkan perbedaan antara theologi kemuliaan (theology of glory) dan theologi salib (theology of the cross). Tentu banyak sekali perbedaan dari keduanya, namun perbedaan yang paling fundamental dari keduanya adalah perbedaan cara pandang dalam bertolak untuk mengenal Tuhan. Theologi kemuliaan berangkat dari rasio sebagai penentu dan theologi salib berangkat dari apa yg Tuhan bukakan di dalam wahyu- Nya, yang terfokus dalam diri Yesus Kristus yg tergantung di salib. Theologi salib (theologia crucis) tampaknya lemah, tidak berdaya, dan bahkan bodoh bagi mereka yang tidak percaya kepada Injil. Tetapi justru di sinilah kita dapat menemukan dan mengenal Tuhan: dalam kelemahan dan penderitaan, Tuhan yang menyatakan diri-Nya (Deus revelatus).
Di artikel singkat ini, kita hanya akan membahas satu implikasi penting dari theologi salib Luther yaitu bagi Luther, salib bukan hanya tentang bagaimana Tuhan mengampuni dosa kita, tetapi juga tentang  wahyu yang mendalam akan siapa Allah itu dan bagaimana Dia bertindak terhadap ciptaan-Nya. Atau dalam bahasa sehari-hari, salib itu bukan hanya tempat kita mendapatkan obat penangkal racun, namun juga kacamata untuk melihat segala sesuatu. 
Luther menuntut agar seluruh kosa kata theologis direvisi dalam terang salib. Ketika kita membaca kata “kuasa” (power), theologi kemuliaan menafsirkannya sebagai apa yang biasa dunia mengerti sebagai kuasa: suatu hal yang kita miliki membuat orang lain takluk kepada kita. Kalau begitu, kuasa ilahi akan dimengerti sebagai amplifikasi maksimum dari kuasa duniawi, misalkan tokoh paling kuat yang terpikirkan oleh si Bambang adalah Thanos, maka menurut Bambang kekuatan ilahi itu bagaikan 1.000 kali lebih besar dari kekuatan Thanos. Tuhan Mahabijaksana dimegerti sebagai 1.000 kali lebih bijaksana dari Salomo, Kongming, Confucius, dan Albert Einstein yang dikombinasikan. 
Theologi salib sebaliknya melihat kuasa ilahi dinyatakan dalam kelemahan salib, karena itu adalah kekalahan Yesus yang nyata di tangan kuasa jahat dan penguasa duniawi yang korup sehingga Yesus menunjukkan kuasa ilahi-Nya dalam penaklukan kematian dan dari semua kuasa jahat. Theologi salib melihat bijaksana ilahi sebagai Sang Juruselamat mati di tangan manusia ciptaan-Nya yang mengolok-olok, “kalau engkau juruselamat, selamatkanlah dirimu dan kami juga!”  Sebuah kebodohan melihat juruselamat yang tak mampu menyelamatkan dirinya sendiri. Theologi salib mengajarkan jalan salib mutlak ditempuh sebelum seseorang berjalan di dalam jalan kemuliaan. Bambang harus melewati jumat kelam nan putus asa sebelum ia bersorak-sorai dalam minggu kebangkitan.
Biarlah kacamata salib ini menjadi hadiah dari Luther bagi kita di zaman yang maunya semua serba instan termasuk kesuksesan instan, kesembuhan instan, cara mengenal Tuhan secara instan dan tanpa jalan salib. Saatnya ganti kacamata Bang!
Oktober 2019

Renungan Sabtu, 26 Oktober 2019



Renungan Sabtu, 26 Oktober 2019

Kamu mengharapkan banyak, tetapi hasilnya sedikit, dan ketika kamu membawanya ke rumah, Aku menghembuskannya. Oleh karena apa? demikianlah firman TUHAN semesta alam. Oleh karena rumah-Ku yang tetap menjadi reruntuhan, sedang kamu masing-masing sibuk dengan urusan rumahnya sendiri. [Hagai 1:9]

Jiwa yang berkeras hati membatasi kontribusi mereka pada pelayanan dan kegiatan misionaris, dan menyebut hal itu sebagai penghematan ekonomi yang baik; sedikit dari mereka menyadari bahwa dengan demikian mereka memiskinkan diri sendiri. Mereka beralasan harus merawat keluarga sendiri, dan mereka lupa bahwa mengabaikan rumah Allah adalah cara pasti membawa kehancuran atas rumah sendiri.

Allah kita memiliki cara pemeliharaan yang mana Ia dapat menyukseskan usaha kita melebihi harapan kita, atau dapat menggagalkan rencana kita sementara kita bingung dan kecewa; dengan membalik telapak tangan Ia dapat mengemudikan kapal kita kepada aliran yang menguntungkan, atau mengandaskannya dalam kemiskinan dan kebangkrutan.

Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan memperkaya yang murah hati dan membiarkan yang kikir menemukan bahwa kepelitan condong kepada kemiskinan.

Berdasarkan pengamatan yang luas, saya telah melihat bahwa orang-orang Kristen yang paling dermawan adalah orang-orang yang paling bahagia, dan hampir tanpa pengecualian adalah yang paling makmur. Saya telah melihat orang yang suka memberi mencapai kekayaan yang tidak pernah ia bayangkan; dan sama seringnya pula saya melihat orang yang kikir dan kejam jatuh miskin melalui kekikiran yang dia kira bisa mempertinggi dirinya.

Orang mempercayai pelayan yang baik dengan jumlah yang semakin besar, dan sering begitu pula Tuhan; Ia memberikan segerobak penuh pada mereka yang memberi segantang penuh. Jikalau kekayaan tidak Tuhan karuniakan, Tuhan membuat yang kecil menjadi besar melalui kepuasan yang dirasakan hati yang telah disucikan dalam bagian perpuluhan yang didedikasikannya kepada Tuhan.

Keegoisan melihat rumah sendiri terlebih dahulu, tetapi keilahian mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya [Matius 6:33], tetapi dalam jangka panjang keegoisan berujung kepada kehilangan, dan kesalehan kepada keuntungan besar.

Memang butuh iman untuk bertindak dengan tangan terbuka kepada Allah, tetapi tentunya Ia layak menerimanya dari kita; dan semua yang dapat kita lakukan hanyalah rasa syukur kita yang sangat kurang atas hutang kita yang luar biasa banyaknya pada kebaikan-Nya.

________
Renungan Pagi (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).

#renungan
#dailyreadings

Thursday, October 24, 2019

Renungan Pendek (Mazmur 119:75)


"headline" Aku tahu, ya TUHAN, bahwa hukum-hukum-Mu adil, 
dan bahwa Engkau telah menindas aku dalam kesetiaan.
Mazmur 119:75.


Sobat,
Setiap pergumulan hidup yang kita alami, 
kebanyakan adalah akibat kesalahan dalam 
cara hidup dan perbuatan kita sendiri, 
dan seharusnya menjadi pelajaran bagi kita 
untuk mengatur langkah kehidupan 
di masa yang akan datang; 
atau mungkin juga ujian yang diizinkan Allah 
ditempatkan dalam kehidupan kita, 
untuk membentuk karakter kita 
sesuai kehendak-Nya. 



Apapun masalah kita, 
percayalah pada keadilan Allah, 
dan melalui pergumulan hidup, 
kita sedang dibentuk Allah menjadi 
pribadi yang tangguh dan setia 
berharap hanya kepada-Nya.



Selamat pagi, selamat beraktivitas! 
Sekali Yesus tetap Yesus.
God bless you all.



#renunganpendek
#yesushebat

πŸŒ»πŸ’ŸπŸŒ»


Renungan Jumat, 25 Oktober 2019


Renungan Jumat, 25 Oktober 2019


Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka. — 1 Korintus 9:22

Seorang pekerja Kristen harus belajar bagaimana menjadi "orangnya Allah" seperti Paulus. Seluruh hati, pikiran, dan jiwa Paulus dikuasai oleh pikiran akan hal-hal besar yang akan dilakukan Yesus melalui dirinya dan ia tidak pernah berpaling dari tujuan tersebut. 

Biarkanlah Allah Melakukan Menurut Cara dan Kehendak-Nya

Seorang pekerja Kristen harus belajar bagaimana menjadi God's man, atau orangnya Allah yang unggul dan berguna di tengah khalayak yang tidak peduli dengan nilai-nilai kehidupan. Jangan pernah mengeluh dengan mengatakan, "Andai saja aku berada di tempat lain, tidak di sini!" Semua orang milik Allah adalah orang biasa yang dibuat luar biasa oleh tujuan yang Allah telah berikan kepada mereka. Jika kita tidak  mempunyai tujuan yang benar secara intelektual di dalam pikiran kita dan menaruh kasih dalam hati kita, kita akan dengan sangat cepat melenceng dari jalan yang di situ Allah bermaksud memakai kita.

Kita bukan pekerja bagi Allah karena pilihan kita. Banyak orang sengaja memilih untuk menjadi pekerja, tetapi mereka tidak mempunyai tujuan anugerah Allah Yang Mahakuasa atau firman-Nya yang berkuasa di dalam diri mereka. Seluruh hati, pikiran, dan jiwa Paulus dikuasai oleh pikiran akan hal-hal besar yang akan dilakukan Yesus melalui dirinya, dan dia tidak pernah berpaling dari tujuan tersebut. Kita harus senantiasa menghadapkan diri kita dengan satu fakta sentral – "Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan." (1 Korintus 2:2).

"Akulah yang memilih kamu"(Yohanes 15:16). Biarlah kata-kata ini selalu mengingatkan Anda dalam pandangan teologi Anda. Bukan Anda yang telah mendapatkan Allah, melainkan Allahlah yang telah mendapatkan Anda. Allah sedang bekerja, membentuk Anda dengan melengkungkan, mematahkan, mencetak, dan mengerjakan tepat seperti yang dikehendaki-Nya. Mengapa Dia melakukan itu? Dia melakukan itu untuk hanya satu tujuan, yaitu agar Allah dapat mengatakan, "Orang ini, milik saya!"

Kita harus berada di tangan Allah agar Dia dapat membangun orang lain (melalui pelayanannya) di atas Sang Batu Karang, yaitu Yesus Kristus, tepat seperti Dia telah menempatkan kita. Jangan sekali-kali memilih untuk menjadi seorang pekerja, tetapi begitu Allah memanggil Anda, celakalah Anda jika Anda "...menyimpang ke kanan atau ke kiri..." (Ulangan 28:14). Dia akan memperlakukan Anda dengan cara yang tidak pernah dilakukan-Nya sebelum panggilan-Nya datang kepada Anda, dan Dia akan memperlakukan Anda dengan cara yang tidak pernah dilakukan-Nya dengan orang lain.

Biarkanlah Dia melakukan menurut cara dan kehendak-Nya.

My Utmost (B. Indonesia)
Oswald Chambers

#renungan

Doa Hari Jumat, 3 April 2026

Doa Hari Jumat, 3 April 2026  (Jumat Agung)  Mengenang Salib Agung Kristus Allah Bapa Yang Mahakuasa dan Mahakudus...